Gunungsitoli|Harian88 – Air Mineral Kemasan Cup 220 ml merk AQUAS yang di produksi oleh AQUAS NIAS-SUMUT di temukan mengandung kotoran dan tidak laik/layak di konsumsi.

Berawal dari informasi masyarakat konsumen yang membeli Air Mineral dalam kemasan (AMDK) Cup di sebuah toko di kota gunungsitoli yang menemukan adanya kotoran dalam kemasan Aquas cup yang di belinya.

“Saya membeli di salah satu toko pengecer, pada saat hendak saya minum saya melihat kotoran melayang-layang dalam cup, kotoran itu seperti serbuk menyerupai pasir, kemudian saya perhatikan kemasan cup lainnya dan saya mendapatkan dua cup yang sama didalamnya ada kotoran” kata pembeli.

Pemilik toko, Ucok, (nama samaran) yang ditemui Harian88, (28/6) mengakui bahwa tokonya menjual eceran Aquas Cup, namun tidak mengetahui jika didalamnya terdapat kotoran.

“Saya menjual Aquas dalam bentuk eceran maupun per karton, soal isinya lauak minum atau tidak, saya tidak begitu memperhatikan, karena saya hanya menjual, tetapi setelah saya melihat kenyataan yang ada, sebagai konsumen saya jadi ragu” Sebut ucok

Epi, yang merupakan penanggungjawab sehari-hari kegiatan perusahaan saat ditemui Harian88 diruang kerjanya, (28/6) di area Pabrik Aquas di Desa Miga, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menyebut bahwa Air mineral dalam kemasan cup merk yang di produksi perusahaan mereka layak di minum.

“Berdasarkan hasil survey dan penelitian Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli dan dengan terbitnya hasil uji laboratorium yang menyatakan bahwa air yang kami produksi layak, maka dengan adanya keluhan masyarakat seperti ditemukan saat ini, saya katakan itu layak minum! jika memang ada dugaan tidak layak berdasarkan apa yang ditemukan di lapangan maka silahkan tanyakan kepada Dinas Kesehatan dan BPOM, silahkan bawa contoh barang yang ada, dan mau dibawa kemana pun soal ini silahkan, yang jelas kami telah mengantongi seluruh izin yang di persyaratkan” ujarnya dengan temperamen.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veritas Gulo, S.AP kota gunungsitoli bersama Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Elviliana H saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, (28/6) kepada Harian88 menyebut bahwa terjadinya hal tersebut akibat faktor eksternal dan tidak menjadi tanggungjawab dinas kesehatan.

“Perlu kami jelaskan bahwa dinas kesehatan kota gunungsitoli telah memberikan rekomendasi layak sehingga perusahaan tersebut dapat memproduksi air mineralnya dalam bentuk kemasan cup, Jika terdapat persoalan atas hasil produksi maka itu tanggungjawab perusahaan, dinas kesehatan hanya bertugas melakukan pengontrolan berkala yang dilakukan per enam bulan, namun demikian, atas temuan keluhan yang telah kami terima ini akan kami tindaklanjuti” sebut Kabid.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Gunungsitoli yang hendak dikonfirmasi terkait pengawasan terhadap peredaran Aquas tersebut, di temui beberapa kali di kantornya, kata stafnya sedang rapat dan hari ini, (6/7) berada di luar daerah. (az88)