Labuhanbatu|Harian88 – Kantor Desa Perbaungan Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, tidak disiplin dalam melayani kepentingan masyarakat.

Hal ini sering terjadi dikarenakan petugas desa tidak mentaati jam masuk kerja (12/01/2018).

Bagaimana bisa aparatur pelayan masyarakat desa dapat menjadi contoh yang baik untuk masyarakatnya.Bayangkan saja setelah awak media menelfon baru ada tanggapan dari sekdes. Awak media yang hadir di kantor Kepala Desa sekitar jam 08.30 pagi.
Aparatur Desa dipridiksi mempunyai penyakit kambuhan yang dapat merugikan Negara, karena tidak patuh terhadap, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 41 tahun 2011 tentang Penegakkan Disiplin.

“sabar ya pak kantor segera dibuka dan saya dalam perjalanan menuju kantor desa. “kata Ratna yang merupakan sekdes.

Joni Sianipar Ketua LSM TIPAN-RI mengatakan “Tidak Layak dan Pantas Aparatur Desa Tidak disiplin waktu dalam menjalankan tugas. Kasihan Masyarakat menunggu pelayanan desa.

MT Sebayang LSM-KML mengatakan “Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di harapkan mampu mengarahkan atau membuat tekanan terhadap aparatur pemerintah Desa Perbaungan, Kasih lampu merah dan gaji mereka yang telat ngantor di kurangi alias di potong, Jangan jadikan kantor Desa menjadi ajang Korupsi Waktu.” katanya.
Kalau tidak mau bertugas sebagai aparatur desa mengundurkan diri saja.

Sikap aparatur desa perbaungan yang telat hadir diruangan kantor desa, Sangat merugikan uang Negara yang berasal dari uang Rakyat. Saya yakin Pasti ada yang mau menggantikan posisi Aparatur desa perbaungan yang telat ngantor ini, Mungkin mereka sudah merasa jenuh bertugas melayani warga, Sehingga sesuka hatinya untuk hadir diruangan kantor desa.

Masih kata MT Sebayang Kalau pemerintah Labuhanbatu tidak mampu berbuat banyak untuk menata Desa Perbaungan, Sebaiknya Kantor desa perbaungan di tutup untuk selamanya. Agar warga tau mencari jalan keluar menyikapi keperluan desa.(denny88)