Bayi Yang Terapung Disungai Deli Diberi Nama “Anugerah”

19

Medan|Harian88 – Mengaku tidak memiliki uang dan panik untuk membiayai anak ketiganya, ibu malang ini sempat kilaf membuang bayinya ini kealiran sungai Deli Medan, namun tuhan berkehendak lain Bayi anugrah ini terselamatkan oleh warga pinggiran sungai Deli Medan.

Dalam hal ini banyak warga yang prihatin dan peduli sama bayi Anugrah tersebut. Selain warga juga turut Personil Polsek Medan Kota dengan ikhlas memberikan bantuan kepada Roswita Lase berupa susu bayi, Pampers, dan roti. Hal ini dilakukan polisi mengingat Roswita Lase mengaku dirinya tidak bisa membiayai anak ketiganya buah dari perkawinannya dengan Berkat Syukur.

“Ya kita memberikan bantuan kepada Roswita Lase. Mengingat dia tidak sanggup membiayai bayinya tersebut sehingga berujung dia membuang bayinya ke sungai,”kata Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Suhardiman, Senin (12/2).

Ia mengatakan pihaknya memberikan bantuan karena merasa peduli dan hiba dengan bayi yang ditemukan warga diJalan Teratai Pasiran, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (9/2/2018) lalu.

“Sembako yang diberikan Polsek Medan Kota ke Bayi Anugrah ini adalah bentuk kepedulian, bantuan tersebut diberikan setelah Kapolsek Medan Kota melihat kondisi bayi yang sangat memprihatinkan dan sekarang kondisi bayi sudah mendingan dan terlihat sehat dan ibunya juga sudah mau untuk membesarkan anaknya,”kata Kapolsek Medan Kota yang diwakili Kanit Reskrim Iptu Suhardiman saat berada di RS Bhayangkari, Brimob Sumut.

Roswita Lase ibu dari bayi Anugrah merasa senang atas bantuan yang diberikan Polsek Medan Kota itu. “Saya sangat bersyukur, pak polisi sudah membantu kebutuhan anak saya. Saya menyesal sudah membuang anak saya. Saya hanya bekerja sebagai pelayan rumah makan. Saya sempat takut dan membuang bayi saya karena tidak bisa membiayainya,”kata Roswita.

“Roswita tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada pak polisi dan warga yang sudah menyelamatkan anak saya dan memberikan nama Anugerah ke anak ketiga saya,”ujarnya.

Sebelumnya, warga Jalan Teratai Pasiran, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (9/2/2018), dikejutkan dengan penemuan bayi yang mengapung di Sungai Deli.

Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan pertama kali oleh seorang pemuda bernama Karan sekitar pukul 20.30 WIB.

Ketika itu, kakak ipar Karan yang bernama Desi Ratnasari Siregar sedang berada ditepi sungai. Tiba-tiba Desi mendengar suara tangisan bayi.

Desi yang masih belum percaya atas apa yang didengarnya, langsung memanggil Karan untuk mengecek asal suara tangisan bayi tersebut.

“Saya langsung turun ke sungai. Tangisannya sempat berhenti beberapa saat,” kata Karam, Jumat (9/2/2018).

Saat menyusuri tepian Sungai, Karan melihat plastik hitam besar terapung ditengah sungai. Tanpa berfikir panjang, Karan langsung terjun ke sungai.

Betapa terkejutnya Karan dan Desi saat melihat isi plastik hitam tersebut. Bayi laki-laki mungil dengan keadaan mengenaskan menangis.

“Badannya biru dan dingin kak karena didalam plastik hampir penuh air. Nangis tapi tidak bersuara,”kata Karan.(koto88).