Hampir setiap daerah di Indonesia pasti memiliki makanan khasnya. Salah satunya di Bali, pulau yang juga tak asing di mata mancanegara ini punya masakan khas yang patut Anda coba. Selain sambal matah, Bali juga dikenal dengan bebek betutunya.

Paduan rempah dan bumbu base gede, yakni campuran lengkuas, kunyit, jahe dan kencur membuat betutu ini kaya akan cita rasa. Semuanya meresap hingga ke dalam daging karena bebek disekam dalam api sekam dalam waktu yang lama.

“Proses masaknya 5-8 jam, itu yang membuat semua komponennya meresap hingga ke dalam,” ujar Chef Mandif Warokka saat ditemui di Restoran Putu Made, Senayan City, beberapa waktu lalu.

Uniknya, berbeda dengan olahan bebek sekam lainnya, bebek betutu ini ditambahkan daun singkong yang dimasukkan ke dalam bebek utuh. Kemudian dilumuri dengan bumbu rempah khas Bali dan dibalut dengan pelepah palem sebelum akhirnya dipanggang selama delapan jam.

Rasanya sudah tidak bisa diragukan lagi. Asin, gurih, dan sedikit basah lemak adalah sensasi ketika pertama mengunyah olahan bebek yang satu ini. Tak akan lelah mengunyah, daging bebek yang lembut ditambah rasa daun singkong punya kesan tersendiri di mulut.

Menyantap bebek betutu, tak lengkap jika tak didampingi dengan sup Komo dan sambal khas Bali. Sup Komo sendiri adalah olahan air rebusan bebek yang dimasak dengan bumbu Bali. Kuahnya yang tidak terlalu asin dan segar biasanya digunakan untuk menetralisir rasa rempah dari betutu.

Bagi Anda penyuka pedas, jangan sampai lupa mencoba sambal khas bali untuk melengkapi sajian bebek betutu Anda. Gurihnya rempah bebek, segarnya sup komo dan percikan rasa pedas dari sambal membuat Anda tak ingin berhenti untuk makan. Semua elemen rasa seolah hadir di lidah Anda.