Tanjungbalai|Harian88 – Nelayan satu ini bernasip apes,belum lagi sempat Ngeplay keburu diciduk polisi.Lelaki tersebut adalah RUDI IRAWAN, Lk, 44 thn, Islam, pekerjaan Nelayan, alamat Jln. Rel Kereta Api, Lingk. IV, Kel. Perjuangan, Kec. Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai ditangkap bersama barang bukti 0,5 gram sabu oleh petugas satres narkoba polres Tanjung Balai Senin (9/7) sekitar pukul 07.30 wib di Jln Rel Kereta Api Link IV.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Irfan Rifai.SH.SIK didampingi Wakapolres Kompol Taryono ketika dikonfirmasi Selasa (10/7) melalui Kasat narkoba AKP Adi Haryono didampingi Kasubbag Humas Ipda Ahmad Dahlan diruang kerjanya mengatakan,penangkapan yang dilakukan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yg layak dipercaya yg mengatakan bahwa ada seorang laki-laki dewasa yg memiliki narkotika jenis shabu-shabu.”Atas informasi tersebut,Team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan. “Setelah hasil lidik A1 maka dilakukan penangkapan terhadap TSK dan langsung melakukan penggeledahan badan, pakaian dan pemeriksaan di sekitar TSK berada,”ujar Adi Haryono.

“Lanjutnya lagi,pada saat akan diamankan, TSK membuang sesuatu benda dengan tangan kanannya yg setelah diambil kembali oleh TSK dan diperiksa ternyata diduga berisi narkotika jenis shabu-shabu.”Kemudian Team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan interogasi terhadap TSK dan TSK mengakui bahwa Narkotika jenis Shabu-shabu yang ditemukan tersebut adalah miliknya.
Tersangka bersama barang bukti 1 (satu) bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis Shabu-shabu, dengan berat kotor 0,5 gram, 1 (satu) unit Handphone merk Nokia warna merah,1 (satu) buah mancis dan Uang sejumlah Rp. 120.000 langsung diboyong ke Mapolres Tanjungbalai.”

“Dari hasil interogasi awal tersangka mengatakan sabu tersebut diperolehnya dari seorang laki-laki yg berinisial DY (DPO) alamat rumahnya di sekitar Kec. Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.Selanjutnya Team Opsnal Sat Res Narkoba berupaya melakukan pencarian terhadap DY ke wilayah Kec. Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai namun belum berhasil ditemukan.”Saat ini tersangka masih menjalani proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih mendalam guna untuk pengmbangan lebih lanjut,”pungkas Adi.(Surya)