Sidoarjo|Harian88 — Timnas Indonesia U-16 berhasil melangkah ke final Piala AFF U-16. Langkah tim asuhan Fakhri Husaini ini terasa manis karena lolos setelah menaklukkan Malaysia U-16, 1-0 pada laga semifinal di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (8/8) malam.

Gol Indonesia tercipta menjelang laga berakhir. Bagus Kahfi mencetak gol semata wayang Indonesia U-16 lewat titik putih pada menit ke-72.

Pelatih Fakhri Husaini masih mengandalkan formasi 4-3-3. Nama Fajar Fathur Rahman dan Mochammad Supardi, bersama Amirudin Bagus Kahfi masih diandalkan sebagai trisula serang di lini depan. Ia menyimpan Sutan Zico. Sementara pelatih Malaysia Raja Azlan Shah menerapkan permainan 4-4-2. Ada Hanith Naem Jaineh dan Azrul Haikal Ramlee di lini serang.

Malaysia bermain lugas sejak awal. Pertandingan baru berbilang detik, kapten David Maulana harus meringis kesakitan dilanggar pemain Malaysia. Beberapa menit berselang, Bagus Kahfi yang meringis setelah pergerakannya dilanggar lawan. Berikutnya pada menit ke-13, Andre merasakan ganjalan pemain Malaysia yang berusaha menghentikan akselerasinya.

Kedua kesebelasan bermain dengan intensitas tinggi sejak awal dengan kendali berada di Indonesia. Segala upaya dilakukan untuk membongkar pertahanan tim tamu, tapi gagal membuahkan hasil. Mulai dari serangan dari kedua sayap, percobaan dar tengah, hingga umpan lambung langsung ke kotak penalti berhasil diamankan Malaysia.

Pada menit ke-28, David Maulana berhasil mendapatkan bola dari kesalahan pemain Malaysia. David yang dalam posisi cukup baik memilih melepaskan tendangan keras ketimbang mengoper dua rekannya yang juga ikut berlari membuka ruang tanpa penjagaan. Namun sayang, bola hanya melambung dari mistar gawang.

Pada menit ke-31, Indonesia nyaris membuka skor. Berawal dari Fathur Rahman yang membangun serangan dari lini kanan. Ia kemudian melepas umpan ke depan gawang. Sempat terjadi kemelut di lini pertahanan Malaysia. Ada Supriadi yang berhasil menguasai bola dan melepas sepakan. Sayang, tendangan dari pemain bernomor punggung 11 itu membentur tiang gawang.

Papan skor masih tetap 0-0 sampai menit ke-35. Raja mulai mengganti satu pemainnya. Gelandang Muhammad Marwan Abdul Rahman ditarik keluar dan digantikan Nuz Azlan Syah. Pergantian tersebut tak mempengaruhi gaya bermain tim Harimau Muda. Skuat Garuda Muda tetap masih bermain menyerang. Namun, tak ada gol tercipta sampai waktu 40 menit plus tambahan waktu dua menit berakhir.

Awal babak kedua, Fakhri memasukkan Sutan Zico dan menarik Fajar Fathur Rohman. Masuknya Zico membuat lini depan Indonesia makin menggigit. Baru lima menit di lapangan, Zico nyaris mencetak gol. Menerima umpan di kotak penalti, tendangan Zico gagal melewati kedua kaki kiper Malaysia Abdul Alim Al Amri. Skor masih sama kuat 0-0.

Beberapa kali aksi Zico dan rekan-rekan merepotkan tim tamu. Namun Harimau Muda masih mampu disiplin bertahan. Hingga pada suatu momen serangan Malaysia gagal, Indonesia melancarkan serangan balik cepat. Mochammad Supriadi yang merangsek ke kotak penalti diganjal kiper Abdul Alim. Wasit asal Vietnam Ngo Duy Lan menunjuk titik putih.

Bagus yang menjadi eksekutor melepaskan tendangan mendatar yang diarahkan ke kanan. Meskipun arahnya berhasil ditebak Abdul Alim, bola tetap melesak mulus ke gawang. Sisa laga dimanfaatkan Malaysia untuk mencoba menyamakan skor. Tapi Indonesia tak mau bertahan dan mencoba menambah keunggulan. Namun pertandingan berakhir dengan skor 1-0.