Nias Barat|Harian88 – Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 di Desa Lolohia, Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, yang diduga tidak jelas pertanggungjawabannya hingga saat ini, akhirnya di laporkan oleh sejumlah masyarakat ke Polres Nias.

“Telah kami sampaikan laporan dugaan indikasi penyimpangan atas pengelolaan dana desa tersebut kepada inspektorat Kabupaten Nias Barat, dan kami lanjutkan membuat laporan resmi kepada Kepolisian Resort Nias di Gunungsitoli baru-baru ini, dan pihak Polres Nias telah meminta dokumen awal dan telah kami serahkan “. Kata seorang warga kepada Harian88, yang meminta namanya tidak di tulis, (13/1).

Menurut sejumlah warga desa, bahwa pelaksanaan kegiatan pembangunan yang sumber dananya dari dana desa tahun anggaran 2016 untuk desa lolohia, kuat dugaan tidak sesuai pada RAB. Misalnya; pembangunan jalan dari Dusun I ke Dusun II, sebab jalan yang diaspal tidak memenuhi volume yang ada di dalam RAB.

“Sesuai pada RAB yang kami peroleh, pekerjaan Pengaspalan seharusnya menggunakan 4 lapisan material, mulai dari batu besar sampai pada pengaspalan, sementara tidak demikian faktanya dilapangan, sebab jalan sebelumnya merupakan jalan setapak”. Ungkap warga.

Di jelaskan mereka, pekerjaan yang tidak sesuai tersebut dapat dibuktikan dengan hasil pekerjaan yang kondisinya saat ini memprihatinkan, padahal belum 1 tahun usai di kerjakan. Selain itu, adanya pengalihan anggaran pada kegiatan gotong royong dan pembentukan BUMDES ke pembiayaan ATK, serta terdapatnya pembayaran upah kerja yang di markup. Beber warga.

Warga yang tidak dapat menikmati pembangunan dari dana desa tersebut, kecewa dan kesal.
“Kami warga desa menyayangkan sikap Pj. Kades yang juga salah seorang ASN di salah satu SKPD Kabupaten Nias Barat dan tim pelaksana kegiatan dana desa, yang tidak berpihak pada masyarakat, namun lebih mementingkan keuntungan pribadi dan golongannya”. Ujar para warga.

Informasi di himpun, tim pengelola membagi-bagikan uang pada masyarakat sebesar 290 ribu rupiah/KK, dengan alasan sisa anggaran. (az88).