Blitar|Harian88 – Calon Gubernur (cagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat dan wakilnya Sihar Sitorus berziarah ke makam Presiden RI Pertama Ir Soekarno di Dukuh Bendo Gerit, Kelurahan Bendo Gerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Kedatangan Djarot Saiful Hidayat langsung disambut salaman ratusan warga yang juga ingin menziarahi makam tokoh utama bangsa yang sering dipanggil Bung Karno itu. Di makam Bung Karno, Djarot membacakan Surat Alfatihah, Surat Annas, Surat Alfalq, dan Surat Al-Ikhlas serta berdoa yang dipimpin Juru Kunci Makam Bung Karno Mbah Wanto.

Djarot dan Sihar juga menziarahi makam ayahanda Bung Karno, R Soekeni Sosrodihardjo yang wafat pada 8 Mei 1945 dan makam ibunda Bung Karno, Ida Aku Nyoman Rai Soekeni Sosrodihardjo yang wafat 12 September 1958.

Setelah melaksanakan salat Ashar di mushala yang ada di kawasan makan Bung Karno, Djarot langsung dikerumuni warga yang ingin bersalaman dan berfoto dengan cagub yang didukung PDI Perjuangan dan PPP itu. Warga yang mengerumuni Djarot tersebut bukan hanya dari Kota Blitar, tapi banyak juga yang mengaku dari Pasuruan, Tulung Agung, Kediri, Malang, dan Surabaya.

Setelah berziarah, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, ziarah tersebut memiliki banyak tujuan, mulai dari upaya terus mengenang sosok Bung Karno, hingga menggali berbagai ideologi yang dimiliki Proklamator RI itu. “Bung Karno itu peletak dan penggali ideologi Pancasila. Kita tidak bisa seperti ini tanpa ada Bung Karno,” katanya.

Djarot mengatakan, Bung Karno sangat layak untuk dikenang karena sosoknya sangat menginspirasi, termasuk bagi negara lain yang terjajah. Keteguhan dan ide Bung Karno mampu mendorong negara di Asia Afrika untuk melepaskan diri dari penjajahan.
Di Tanah Air, Bung Karno juga tokoh pemersatu berbagai perbedaan yang ada. “Ribuan pulau, berbagai suku bangsa bisa disatukan Bung Karno dalam Indonesia,” katanya.

Kemudian, Bung Karno yang lahir dan dimakamkan di Blitar tersebut juga orator ulung yang saat ini belum mampu ditandingi tokoh nasional lain. “Saya sangat bangga karena pernah menjadi Wali Kota Blitar dan bersama masyarakat menyalakan kembali api nasionalisme yang dibawa Bung Karno,” kata Djarot.

Ziarah ke makam Bung Karno tersebut juga diikuti Wakil Walikota Tahun Akhyar Nasution, Wakil Ketua DPRD Sumut Ruben Tarigan, Ketua FPDIP DPRD Medan Hasyim, mantan Wali Kota Tanjungbalai Thamrin Munthe, serta Sekretaris PDIP Sumut Soetarto dan Wakil Ketua Djumiran Abdi.