Tapsel|Harian88 – Mengawali tahun 2018, masyarakat yang berpendapatan menengah ke bawah sepertinya belum bisa bernafas lega meskipun sedikit. Pasalnya harga kebutuhan dapur rumah tangga masih cukup mencekik leher.

Seperti di Kec. Sayurmatinggi, Tapsel, harga cabai merah yang biasa dikisaran Rp 20ribu-25ribu sejak akhir Desember 2017- pertengahan Januari 2018 mencapai Rp 50ribu – Rp 55Ribu. Belum lagi telur dimana sebelumnya Rp 1.500 ditingkat eceran kini menjadi Rp 2.000. Belum lagi komoditi lainnya, seperti ikan laut dan sayuran.

Kondisi demikian makin diperparah dengan harga isi ulang gas elpiji jenis 3kg dimana menurut aturan harga eceran tertinggi (HET) Rp 18ribu – Rp 20.000, tapi di daerah ini isi ulang si tabung hijau tersebut mencapai Rp 27.000 per tabungnya. Sudah harga jauh diatas HET pasokannya juga kurang mencukupi alias agak langka

“Saat ini kami hanya bisa pasrah dengan kondisi. Bukan kita yang buat harga. Kita hanya pembeli, kalau suka yang dibeli kalau gak mampu atau gak ada gas ya cari kayu bakar, “ Kata Br Nasution (56) ditemui di rumahnya di Sayurmatinggi, Jumat (12/1). Ia juga mengeluhkan harga getah yang masih jauh dari harapan.

Ia hanya berharap agar pemerintah dapat lebih peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat khususnya di daerah. Terutama instansi terkait kiranya dapat menstabilkan harga komoditi kebutuhan hidup masyarkat. (Riani88)