Bandung|Harian88 – Seorang perempuan berinisial EW (25) berusaha menyelundupkan pil psikotropika jenis Aprazolam dan Mersiriklona ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Kebonwaru, Bandung. Usaha EW terendus dan digagalkan petugas Tim Khusus Kunjungan Rutan Kebonwaru, sehingga perempuan yang sedang hamil ini menangis tersedu-sedu.

Kepala Pengamanan Rutan Kebonwaru Yudhi Khairudin‎ menuturkan, EW merupakan warga, Kelurahan Sumberdadi Kecamatan Melati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dia membawa 119 butir Aprazolam dan 29 pil Mersiriklona dalam kantong plastik (kresek) berisi bekas muntahan dirinya.

“Saat masuk, dia muntah-muntah dan terus meludah ke dalam kresek hitam yang dibawanya. Petugas menyuruh dia buang, tapi menolak. Terus dia muntah-muntah saja. Memang dia (EW) lagi hamil,” katanya, Sabtu (18/3/2017).

Yudhi menambahkan, Tim Khusus Kunjungan merasa curiga dan dan mengambil kantong plastik yang dibawa EW. Saat diperiksa, dalam kantong plastik itu berisi bungkusan hitam yang dibalut tisu basah.

“Saat dibuka ternyata di dalamnya berisi 119 butir pil Aprazolam dan 29 pil Mersiriklona. Berdasarkan pengakuan EW kepada petugas, pil terlarang tersebut dikirimkan untuk suami, Bery, seorang tahanan narkoba titipan kejaksaan,” ujarnya.