Sergai|Harian88 – Pengguna jalan resah. Jalan Provinsi Dolok Masihul – Tebing Tinggi Hancur. Jalan ini sebagai jalan alternatif Medan – Tebing Tinggi jika jalinsum Medan – Perbaungan – Tebing Tinggi macat, seperti hari raya Ied Fithri dan Tahun Baru, jalan Tebing Tinggi – Dolok Masihul via Galang sangat membantu masyarakat yang ingin bepergian.

Saat ini,jalan Dolok Masihul – Tebing Tinggi yang berstatus jalan provinsi sudah rusak parah akibat lalu lalangnya Dump Truk berbobot lebih 40 Ton membawa tanah galian – C, untuk proyek jalan Tol MKTT (Medan Kualanamu Tebing Tinggi).Hebatnya lagi,para Kontraktor yang mendapat pekerjaan Galian – C ini,selain disinyalir tidak mengantongi izin dari Dinas Pertambangan dan Mineral Provsu,berkilah proyek nasional tak memperdulikan masyarakat sebagai pengguna jalan demi kelancaran perekonomian Sergai,Tebing Tinggi dan Deli Serdang,seperti dipantau awak media ini,Kamis (10/5).

Apalagi warga yang berada di Desa Pertapahan dan Desa Sei Sarimah kecamatan Tebing Tinggi,sebagai lokasi dimana Galian-C (tanah timbun) tersebut digali,sepanjang lebih 1 kilometer mengalami kerusakkan yang cukup parah,dan sangat menyulitkan warga dan pelajar yang melintasi jalan tersebut,terlebih lagi dimusim hujan.

Menurut Khairul Siregar Ketua BMKSS Sergai yang juga Tokoh Pemuda di kecamatan Dolok Masihul, jalan yang separoh hancur dan separohnya lagi agak bagus,sering terjadi kecelakaan antara pengendara mobil dan sepeda motor,katanya.

“Memang ada plank Dinas Propinsi Sumut dengan tulisan hati-hati jalan berlubang,tapi karena pelajar dan warga ingin cepat sampai ditujuan,apa Cuma plank itu bisa mengantisipasi laka lantas ?”,ucap Khairul tegas.

Wasner Sianturi Anggota DPRD Sumut yang rumahnya di Desa Batu XII Dolok Masihul dan berdekatan dengan lokasi jalan yang hancur,ketika bertemu di Sei Rampah,Senin (7/5) mengatakan,”kita minta pengusaha galian C untuk jalan tol untuk turut bertangung jawab untuk memperbaikinya,ini akibat dump truk yang melintasi jalan tersebut yang bukan bobotnya.Apalagi Hari Raya Ied Fithri sudah dekat,bagaimana jika masyarakat yang mempergunakan jalan alternatif ini juga akan mengalami macat berkepanjangan,jangan karena memikirkan untung banyak tapi warga yang dirugikan,kata Wasner.

“Kita tetap menndukung proyem yang menguntungkan bagi masyarakat dan hal ini juga termasuk usulan kita,tetapi kalau nantinya tidak ada yang bertanggu jawab untuk memperbaiki kembali jalan yang sangat vital bagi warga Sergai ini,alamak !! pasti masyarakat akan mencarut pemerintah”,kata Wasner.

Kalau di kawasan Desa Sei Bamban yang dilalui Dump Truk untuk proyek jalan Toll ini,lanjut politisi PDIP ini yaitu sudah ada perjanjian antara Pemkab Sergai dengan pengelola jalan Toll,bilamana sudah selesai maka akan kembali diperbaiki oleh Kontraktor.

“Tetapi kalau di jalan Dolok Masihul – Tebing Tinggi ini,siapa yang mau bertanggu jawab ?,kita sudah menghubung Kepala Dinas PUPR dan Konstruksi Pemprovsu bahkan melalui rekan kita satu Fraksi, Sutrisno Pangaribuan,tapi tak mau diangkatnya”,pungkas Wasner Sianturi.

Sementara,ketika soal rekomendasi izin galian – C yang harusnya dikeluarkan oleh Dinas Perijinan Sergai,ketika dikonfirmasi ke kantor tersebut,Senin (7/5) melalui sumber di kantor tersebut mengatakan,”Dinas Perijinan Sergai tidak ada mengeluarkan rekomendasi galian-C sejak tahun 2017 sampai sekarang,mungkin mereka tembak langsung ke provinsi”,katanya menjelaskan.-(biet88)