Tapsel|Harian88 – Kabupaten Tapsel merupakan daerah yang memiliki beragam potensi layak untuk dikembangkan seperti Pariwisata dengai Wisata Agronya, Maritim dan Sumber Daya Alam yang bisa mensejahterakan seluruh masyarakat Tapsel. Hal itu dikatakan Bupati Tapanuli Selatan H. Syahrul M Pasaribu SH saat menerima kunjungan Kerja Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Republik Indonesia yang diwakili Ketua kelompok karya industri pedesaan, Anis Mufti di ruang kerja Bupati Tapsel Komplek Perkantoran Pemerintahan Bupati Tapanuli Selatan Jl. Prof. Lafran Pane Sipirok, baru -baru ini.

Kunjungan Kerja rombongan KEIN tersebut terdiri dari Ketua Kelompok Kerja Industri Pedesaan, Sekretaris Siti Karmila Dewi, Anggota Pokja Ali Mastari, Andre Parvian, dan Ayub Suherman (sipirok coffee) yang disambut oleh Sekda Tapsel Drs. Parulian Nasution MM, Asisten II Saulian Sabbih serta Kabag Humas & Protokol Isnut Siregar.

Anis Mufti Ketua Kelompok Kerja Industri Pedesaan mengatakan, KEIN merupakan lembaga dengan tugas utama mengkaji permasalahan ekonomi dan industri serta menyampaikan saran dan tindakan strategis kepada presiden.

Kedatangan KEIN terkait berbagai hal yang ingin dicapai beberapa Desa di sipirok menjadi pilot project kopi, sebab sipirok memiliki potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan menjadi gerakan desa baru sebagai pilot projectnya perkebunan kopi..

Mengenai tujuan KEIN itu , Bupati Tapsel ini sangat mendukung sepenuhnya daerahnya jadi Pilot Project Kopi sipirok. Pilot project tersebut akan dilaksanakan di Desa Sialaman, Dolok Sordang, Situmba, Situmba Julu, dan Desa Sampean. Untuk itu Syahrul berpesan dengan ditunjuknya beberapa Desa tersebut sebagai Pilot Project agar dilakoni dengan baik dan yang terpenting adalah membangun karakter para petani kopi yang unggul di masa depan.

Secara terpisah pada saat peninjauan kebun kopi di Desa sialaman, Sekda Tapsel, Nasution, mengatakan saatnya aura kopi Sipirok diangkat ke permukaan baik pengelolaan, pemasaran maupun aura bisnisnya. (Riani88)