Levante|Harian88 – Levante membuat sejarah musim ini di Liga Spanyol menjadi klub pertama kali yang mampu mengalahkan Barcelona. Tidak hanya mampu mengalahkan Barca 5-4 namun juga ada drama dalam laga ini . Tercipta sembilan gol dan dua pemain menciptakan hat-trick .

Levante memang luar biasa memupus mimpi Barcelona yang ingin menciptakan rekor tanpa terkalahkan satu musim. Namun oleh Levante dilaga ke-37 dibuat buyar.

Memang laga ini sudah tidak berpengaruh. Barca pada laga ke-35 pun sudah memastikan diri jadi juara musim ini. Sedangkan bagi Levante mereka sudah mampu lolos dari zona degradasi.

Pada laga yang dihelat di Estadio Ciudad de Valencia, Senin (14/5/2018) dinihari WIB, dari lima gol Levante empat dicetak oleh Boateng masing-masing menit kesembilan, menit ke-30, dan menit ke-49. Dua gol lagi dicetak oleh Bardhi menit ke-46 dan menit ke-56.

Sedangkan gol Barcelona, tiga dicetak oleh Philippe Coutinho menit ke-38, 59 dan 64. Satu lagi lewat penalti Luis Suarez menit ke-71.

Bertandang ke markan Levante sebetulnya Barca membawa misi wajib menang meski tanpa Lionel Messi. Pelatih Barca Valverde berharap Blaugrana musim ini menorehkan rekor ‘invicibles’ .

Rupanya tanpa Messi , Barcelona kehilangan sumber inspirasi dan harus kecolongan saat laga baru berjalan sembilan menit lewat gol Emmanuel Boateng.

Belum mampu keluar dari tekanan Levante, Barcelona kembali kebobolan pada menit ke-30. Boateng mengemas gol keduanya di laga ini setelah mengoptimalkan keunggulan fisiknya untuk berduel dengan Nelson Semedo.

Baru menit ke-38, Coutinho menipiskan ketertinggalan Barcelona berkat tembakan indahnya yang meneruskan umpan Luis Suarez. Barca harus kalah 2-1 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Levante kembali mencetak gol ketiga mereka. Jose Campana menjadi kreator serangan dan kemudian memberikan umpan cemerlang untuk bisa dioptimalkan oleh Enis Bardhi dengan tendangan akurat.

Setelah itu, pertahanan Barcelona seperti kolaps dan kecolongan dua gol lainnya pada menit ke-49 dan 56. Yang pertama datang melalui torehan hat-trick Boateng, sebelum kemudian disusul oleh aksi Bardhi yang menunjukkan penyelesaian akhir dingin.

Ini sepertinya kali pertama Barca harus tertinggal 5-1. Dan yang mampu membuatnya adalah tim sekelas Levante.
Namun Barcelona memperkecil ketertinggalan jadi 2-5 tiga menit le-59. Coutinho mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti dan menuntaskannya ke pojok kiri atas gawang.

Tak kama kemudian, mantan pemain Liverpool itu membawa mencetak gol ketiganya untuk menipiskan skor jadi 3-5 dengan tembakan terukur dari depan kotak penalti.

Barcelona makin gencar menyerang dan berujung penalti di menit ke-70. Boateng melanggar Sergio Busquets dan Luis Suarez tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Barcelona kini tertinggal 4-5 dari LEvante.

Empat menit kemudian, Suarez nyaris mencetak gol lagi. Umpan silang Coutinho disambarnya dari jarak dekat namun berakhir melambung.

Satu gol lagi untuk Barcelona menyelamatkan pertandingan, tapi mereka justru nyaris kebobolan gol keenam di laga ini. Busquets mengirimkan backpass ceroboh yang dipotong Ruben Rochina.

Ter Stegen berusaha maju menutup jalur tembak dan Rochina mengacaukan penyelesaian akhirnya, dengan menendang ke samping kana gawang. Sampai laga berakhir tak ada lagi gol tercipta.