Medan|Harian88 – Dasar Resedivist kampungan, udah dikasi numpang tidur, kereta pemilik rumahpun diraibkan. Sangat malang nasib Putra (30) warga Jalan Kpt Sumarsono, Desa Helvetia ini, saat ini dia menganggur karena Sepmor Yamaha Mio Soul BK 4958 ACR untuk Gojek Online nya sudah raib, dengan linangan airmata dia bersama anak dan istrinya membuat laporan ke Polsek Medan Sunggal,Sabtu (6/1) lalu.

Informasi yang dihimpun, korban sama pelaku ini sudah saling kenal menurut korban, mantan ranmor yang tangannya penuh tatto ini bernama, Yudha alias Kiki Boncel (23) warga Komplek Kodam Sunggal, kembali jadi buronan polisi.

Akibat perbuatannya, korban, Putra (30) yang seharinya bermukim di Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia Kecamatan‎ Sunggal ini, tidak dapat bekerja sebagai ojek online untuk menafkahi keluarganya.Kepada wartawan, menjelaskan aksi penggelapan ini bermula ketika pelaku meminjam sepedamotor korban dengan alasan membeli makanan.

“Memang kami saling kenal bang. Dia (pelaku) minjam kreta saya, malam Minggu (Sabtu (6/1) kemarin,‎ sekitar jam sebelas malam katanya mau membeli makanan,” kata korban, Kamis (11/1) di Polsek Sunggal.

Dia mengatakan, sebelumnya tidak ada menaruh curiga kepada pelaku, lantaran dirinya mempersilahkan pelaku yang diketahui residivis kasus curanmor ini, untuk menginap di rumahnya selama beberapa hari.

“Dia minta tolong menginap dua hari di rumah saya, sebelum kejadian baik sekali dia, makanya ketika ‎dia minjam (kreta) saya kasih,” ujar korban.

Bak air susu dibalas dengan air tuba, kebaikan korban selama ini, malah dibalas pelaku dengan tak mengembalikan sepedamotor yang di buat korban untuk menafkahi keluarganya.

“Saya gak menyangka, tega dia begitu. Padahal kreta itu buat nyari makan saya sebagai driver grab. Saya sudah tunggu sampai seharian gak tidur saya, ternyata tak kembali juga,” ungkap sedih pria yang telah memiliki 2 orang anak ini.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira P. ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, membenarkan hal tersebut dan pihaknya hingga saat ini masih mengejar pelaku, doakan agar pelakunya cepat kita tqngkap. Terang Kapoksek. (koto88).