Sergai|Harian88 – Nasib apen menimpa Riki Arisandi alias Komar (31) warga Dusun IV Desa Pematang Guntung kecamatan Teluk Mengkudu –Sergai,pasalnya ketika ditangkap Personil Polsek Teluk Mengkudu yang sudah mengintip BD Sabu ini sejak seminggu,tiba-tiba sebahagian barbut yang dibawanya ditelan dan dikunyah Komar beserta plastiknya,Rabu (11/10) sekitar puluk 19.30 wib.

Menurut informasi di lokasi kejadian,saat itu tersangka sedang berada di halaman belakang rumahnya menunggu temannya,karena tersangka berencana mau pergi ke salah satu lokasi yang punya hajatan guna bermain Dadu Kopyok.Sebab,tersangka merupakan penggemar berat Dadu Kopyok dan melalui pemain Dadu kopyok dibeberapa tempat mengatakan,”kalau dia kalah 10 – 15 juta semalam,itu sudah biasa dan kalau malam itu uangnya habis,dia telepon saja istrinya dan tak lama pasti datang orang yang ngantar duit lagi),ucap sumber tersebut.

Ternyata bukan temannya yang datang,karena lokasi rumahnya sudah dikepung Polisi,yang datang malah Kapolsek Teluk Mengkudu,AKP L.Marpaung dan Kanit Reskrim Ipda Barito (yang menyamar) dan langsung menangkap tersangka.Saat ditangkap itulah,tersangka mencoba menelan sebahagian barbut bersama plastiknya sekaligus mengunyahnya,diduga mencoba menghilangkan barbut.

Setelah Kadus IV Ruslan datang kelokasi menyaksikan penggeledahan Badan tersangka,ditemukan BB lainnya disaku celana sebelah kanan.

Saat dilakukan Intreogasi di TKP dihadapan Kadusnya,tersangka menyatakan sebahagian BB sekitar 4 (empat) paket sudah sempat ditelan, dan saat upaya dimuntahkan sebahagian BB bisa dikeluarkan dari mulutnya sedangkan sebahagiannya sudah sempat tertelan tidak bisa dikeluarkan lagi.

Tersangka mengaku bahwa,sabu dan pil ekxtasi diperoleh dari rekan bernama RIDO, penduduk Pantai Kelang Desa Nagalawan Kecamatan Perbaungan.

Saat diamankan ke Polsek Teluk Mengkudu sekitar ½ jam dari TKP,tersangka menyatakan nafas terasa sesak dan terlihat tangan mulai bergetaran dan keluar keringat dingin, kemudian tangan dan kaki kejang-kejang.
Kemudian sekitar pukul 21.00 wib,tersangka dilarikan ke RSUD Sultan Sulaiman di Firdaus untuk mendapat pertolongan medis,tetapi sesampainya di rumkit nyawanya tidak tertolong lagi dan tersangka dinyatakan tewas akibat kelebihan dosis narkoba yang ditelannya.

Dari beberapa rekannya di lokasi ketika melayat di rumah tersangka mengatakan,’Komar ini setau kami gak pernah make sabu,tapi kalau penggemar Dadu Kopyok memang benar,memang curiga juga kami dibuatnya karena duitnya banyak saja padahal kerjanya tak menentu”,ucap teman-temannya ketika melayat di rumah duka.

Barbut yang berhasil ditemukan yakni,1. 1(satu) paket sabu dibungkus klip besar 2. 1 (satu) paket sabu dibungkus klip kecil. 3. 1 (satu) plastik klip berisi dua butir pil diduga Ekstasi.4. 6 ( enam) plastik klip besar yang sempat di kunyah. 5. 8 (delapan) plasik klip kecil 6. 1 satu buah pipet .7. 1(satu) buah plastik klip besar.8. Jam tangan tali kulit hitam merk Cardiff.9. 1 (satu) unit hp merk Samsung.10. 1 (satu) dompet dan uang didalamnya Rp 565.000 dengan perincian : Rp 100.000 4 (empat) lembar,Rp 50.000 2(dua) lembar,Rp 20.000 1(satu) lembar,Rp 10.000 3 (tiga) lembar dan Rp 5.000 3 (tiga) lembar. (biet88)