Tanjung Balai|Harian88 – Masyarakat sesalkan pembangunan drainase/gorong gorong yang berlokasi di Link III Kelurahan Bunga Tanjung Kec.Datuk Bandar Timur.Pasalnya dilokasi pembangunan drainase tersebut belum ada penduduknya yang bermukim,hanya satu rumah yang keadaan kosong tidak ditempati pemiliknya saat ini.

Amatan H88 Jumat (14/9) di papan plang proyek tertera pembangunan drainase / gorong di komplek Perumahan Tanjung Permai.Sebagai rekanan pelaksana oleh CV Putra Maju Bersama dengan pagu anggaran sebesar Rp.198.200.000 bersumber dari dana APBD Tanjung Balai TA.2018.

Warga masyarakat yang bermukim disekitar lokasi pembangunan bernama Deni kepada M24 mengatakan,sangat disayangkan pembangunan drainase/gorong gorong tersebut.”Sepengetahuan saya jalan yang saat ini dibangun drainase itu belum ada penduduknya yang bermukim tetap.Selain itu juga setahu saya,jalan tersebut masih berstatus jalan tanah kaplingan bukan jalan umum,apalagi jalan tersebut tidak ada tembusannya yaitu jalan buntu.”Saya menilai pembangunan drainase/gorong gorong ini hanya untuk menghamburkan uang negara sia sia,tanpa bisa dirasakan masyarakat lainnya manfaat dari pembangunan tersebut,”ujar Deni

Sementara itu kadis permukiman dan perumahan rakyat Yusmada ketika dikonfirmasi H88 mengatakan,saya tidak tahu proyek pembangunan drainase di lokasi yang anda sebutkan.”Mungkin di lokasi tersebut pembangunan drainasenya adalah usulan DPRD.Ketika ada usulan DPRD Tanjungbalai untuk pembangunan langsung kita masukkan ke dalam APBD tanpa melakukan survey terlebih dahulu,”ujar Yusmada.

“Kalau anda mengatakan dilokasi tersebut kerna ada pejabat yang memiliki tanah kaplingan,sehingga dilakukan pembangunan drainase,itukan pendapat anda.Kalau pendapat saya tidak ada,kerna adanya usulan DPRD untuk pembangunan drainase dilokasi tersebut makanya kami laksanakan,”pungkasnya.(Surya)
Area lampiran