Rantauprapat|Harian88 – Pembangunan kesehatan adalah usaha bersama komponen bangsa untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, berbagai masalah kesehatan yang terdapat ditengah masyarakat ditengarai bermula dari perilaku hidup sehari-hari yang kurang sehat.

Demikian dikatakan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si, Kamis (12/10) dalam sambutannya pada acara Pencanangan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2017 di Lapangan Bola Kaki Perkebunan Sifef Pangkatan Kecamatan Pangkatan.

Dihadapan Gubernur Sumatera Utara Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si, Bupati Labuhanbatu yang mengenakan kacamata hitam itu mengatakan, Perilaku keseharian yang tidak sehat itu sebenarnya dapat dicegah bila kita semua fokus pada upaya kesehatan diutamakan pada upaya preventif dan promotif serta menumbuh kembangkan kemandirian keluarga dan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

Menurut Pangonal Harahap, Perilaku yang sebenarnya sudah ada di masyarakat, akan tetapi perlu semakin luas prakteknya dikalangan keluyarga dan masyarakat, pendekatan keluarga merupakan cara kerja utama Puskesmas untuk seluruh sasaran dan melakukan intervensi pemecahan masalah berbasis keluarga dan masyarakat.

Katanya lagi, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah Gerakan bersama yang memiliki beberapa tujuan mulai dari menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kesehatan, kematian maupun kecacatan, menghirkan terjadinya penurunan produktifitas, menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit.

Gubernur Sumatera Utara Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si pada kesempatan itu mengatakan, Dalam mengatasi hal ini, diperlukan upaya pendekatan promotif dan preventif yang sangat efektif untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan, karena pada dasarnya pencegahan penyakit menular maupun penyakit tidak menular sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung dengan kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan kesehatan dan sumber daya kesehatan uyang berkualitas serta dukungan regulasi.

Oleh karena itu pencanangan Germas hari ini harus dimaknai sebagai momen untuk menguatkan komitmen, meningkatkan tekad dan semangat kita semua untuk melayani masyarakat dan memberi makna akan pentingnya kesehatan. Semangat melayani, semangat menggerakkan, semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan dalam pencapaian derajat kesehatan harus menjadi konsep pembangunan kesehatan kita, terang Erry Nuradi.

Plt.Asisten Adm Pemerintahan H Nasrullah, SH, M.AP dalam laporannya menyebutkan, bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk berperilaku sehat dalam upaya meningkatklan kualitas hidup dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakt untuk hidup sehat serta meningkatkan produktifitas masyarakat dan mengurangi biaya kesehatan.

Nasrullah menambahkan, peserta pada pertemuan pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ini berjumlah 1000 orang yang terdiri dari Forkopinda, para Unsur SKPD, Camat, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ormas, OKP, Organisasi Profesi, Organisasi Wanita dan lain-lain.

Adapun kegiatan yang diawali dengan Forum Group Diskusi yang telah dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2017 lalu, kemudian secara bersamaan hari ini diadakan lomba merangkai buah dan sayur lokal yang diikuti oleh perwakilan Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Labuhanbatu serta lomba kegiatan pameran dan pelaksanaan cek kesehatan mata serta tekanan darah gratis, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil, anak sekolah, periksa HB dan Golongan Darah gratis bagi siswa SMA, Pemberian Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan penandatanganan kerjasama pelaksanaan Germas di Kabupaten Labuhanbatu, jelas Nasrullah.(Ari).