Tapsel|Harian88 – Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu membuka acara Focus Group Discussion atau FGD dalam rangka penyusunan rencana tata ruang kawasan strategis daerah itu, di aula kantor PUPR, Dano Situmba, Sipirok, Kamis (9/8)

Peserta FGD tersebut yakni Kepala UPT Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah III Padangsidimpuan, Kepala UPT Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah XI Pandan Tapanuli Tengah, PT. Agincourt Resources, PTPN III Batangtoru dan PT. NSHE.
Selain itu forum tersebut juga dihadiri darri berbagai stakeholder diantaranya Dinas Sumber Daya Alam, Sumber Daya Air, Cipta Karya, Tata Ruang dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Daerah Tapanuli Selatan Chairul Rizal dalam laporannya mengatakan, kegiatan Focus Group Discussion bertujuan untuk mendapatkan masukan stakeholder terkait issu dan permasalahan tata ruang serta fenomena perubahan kawasan strategi Batangtoru dan sekitarnya.

Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu mengingatkan bahwa ada proyek- proyek yang dianggap penting untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah dan nasional jadi ia berharap seluruh peserta FGD dapat berpartisipasi aktif demi pemantapan dalam penyempurnaan rencana penyusunan dokumen tata ruang kawasan strategis tersebut.
‚ÄúSeperti untuk wilayah Batangtoru saat ini ada pertambangan emas, PLTA memanfaatkan sungai Batang Toru, perkebunan PTPN III dan pertambangan galian C. Undang-undang nomor 26 Tahun 2007 telah mengamanatkan kawasan strategis Nasional, kawasan strategis Provinsi dan kawasan strategis Kabupaten,”katanya.

Ditegaskannya juga bahwa forum tersebut sangat penting dan serius. Karena, tata ruang kawasan strategis merupakan momentum untuk menyelamatkan ekosistem Batangtoru dan sekitarnya. (Riani88)