Polisi Gadungan Ini di Polisikan Warga

70

Labuhanbatu|Harian88 – Aripin Siregar alias Ripin (42) warga desa kampung bicara, kotamadya Tebing Tinggi ini, di laporkan warga desa kampung pajak, kecamatan Na IX X kabupaten Labuhanbatu (Labura) ke polisi.

Pasalnya pria pengangguran ini sering meresahkan warga, karena mengaku ngaku sebagai polisi dan menakuti warga dengan pistol mainan.

“Awalnya memang Arifin berhasil mengelabui warga, namun lama kelamaan warga mengetahui bahwa pelaku adalah polisi gadungan” kata Kapolsek Na IX-X AKP.Anggun

Di jelaskan Kapolsek bahwa Polisi gadungan itu pernah melakukan pemerasan terhadap Usmansyah (45) warga dusun I, Desa, kampung pajak, kecamatan Na IX X, kabupaten Labura.

“Ya benar pelaku pernah meminta uang dari korban Usmansyah sebesar 1.050.000 untuk membeli sp motor di lelangan di polres labuhanbatu pada bulan January yang lalu, pelaku mengaku sebagai polisi yang bertugas di Polres Labuhanbatu, itu sebabnya korban percaya dan memberikan uangnya ke ada pelaku” jelas Kapolsek lagi

Kemudian tambahnya, setelah di ketahui warga bahwa pelaku adalah polisi gadungan,kemudian pelaku menyombongkan dirinya di salah satu warung di dusun VI, desa Simonis, kecamatan Aek Natas., dengan menunjukkan senpinya kepada warga setempat, hal tersebut memicu emosi warga hingga pelaku di pukuli warga,kemudian di serahkan ke petugas kepolisian yang sesungguhnya.

“Pada hari ini selasa (12/3/18) sekira pukul 20 00 wib, Unit res mendapat info dari masayarakat melalui hp, mengatakan bahwa telah mereka telah mengamankan seorang laki laki yg mengaku ngaku anggota polisi dan menunjukkan senjatanya, kemudian kanit res bersama anggota merespon laporan tersebut sehingga pada pukul 20. 30 wib yang diduga pelaku diserahkan oleh warga dalam keadaan hidung luka” ujarnya

Kemudian kata kapolsek pelaku ternyata juga memiliki kasus penggelapan sepeda motor di wilayah hukum polsek Aek Natas,hingga kemudian Polsek Na IX-X berkordinasi dengan Polsek Aeknatas guna proses hukum lebih lanjut.

” setelah kita periksa dan introgasi, pelaku mengakui perbuatannya, dan sesuai catatan hukumnya pelaku pernah melakukan penggelapan sepeda motor milik korban Megawati, dengan nomor lp: 297 /XII/2017/LB a. Natas tgl 21 des 2017 lalu, dan kini pelaku kita serahkan ke Polsek Aek Natas guna proses hukum lebih lanjut” tutupnya