Jakarta|Harian88 – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah Prabowo Subianto dan partainya meminta uang Rp 40 miliar kepada La Nyalla Mattalitti untuk dapat rekomendasi dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

“Saya kira kalau dari pak Prabowo tidak ada, saya tidak pernah dengar,” ujar Fadli, di Jakarta, (11/1). La Nyalla Mataliti, sebelumnya menggelar jumpa pers dan mengaku dimintai uang oleh Prabowo.

Lebih lanjut, Fadli mengatakan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tidak pernah meminta uang untuk kepentingan pribadi maupun untuk partai kepada pasangan calon. Yang mungkin ditanyakan kepada calon soal kesiapan logistik calon peserta Pilkada yang diusung.

”Kalau itu terkait kesiapan dana untuk pemilu yang digunakan buat dirinya sendiri ya sangat mungkin, tentu logistik dalam pertarungan pilkada sangat diperlukan,” katanya. Untuk maju sebagai peserta pemilu, kata Fadli Zon, dibutuhkan logistik yang tidak sedikit.

Apalagi, lanjut Fadli, di Jawa Timur yang jumlah kabupten serta penduduknya cukup besar. Logistik akan digunakan untuk menggerakan relawan dan membiayai trasportasi serta konsumsi saksi. “Jadi saya kira wajar, bukan untuk kepentingan pribadi atau partai, tapi kepentingan yang bersangkutan,” katanya.

Kalau La Nyalla mengaku uang itu sebagai syarat rekomendasi, menurut Fadli, hanya kesalahpahaman saja. “Saya kira itu miss-komunikasi,” tegasnya.(malau/pk)