Medan|Harian88 – Tiga pasangan bakal calon gubernur yang akan menjadi peserta pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara tahun 2018, kini sedang mengikuti pemeriksaan tes bebas narkoba di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan.

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Cagub Sumut dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL di Medan, Jumat, mengatakan tes narkoba tersebut dilaksanakan oleh Badan Narkoba Nasional (BNN) Provinsi Sumut.

BNN Sumut, menurut dia, bekerja sama dengan Tim Kesehatan dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, dalam melaksanakan tes narkoba terhadap tiga pasangan bakal calon gubernur Sumut.

“Ketiga pasangan tersebut yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, JR Saragih-Ance Selian, dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus,” ujar Ramlan.

Ia menyebutkan, ketiga pasangan itu, juga menjalani pemeriksaan darah, pemeriksaan mata, pendengaran, penciuman, urologi, bedah, dan pemeriksaan penunjang seperti elektrokardiogram (EKG) Pemeriksaan kesehatan tersebut melibatkan lebih kurang 50 dokter ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut.

“Pemeriksaan pada hari ini, merupakan pemeriksaan hari kedua terhadap ketiga pasangan bakal calon gubernur Sumut periode 2018-2023,” ucapnya.

Ramlan menyebutkan, pada pemeriksaan hari pertama Kamis (11/1) Tim Fisikologi juga melaksanakan pemeriksaan terhadap tiga pasangan bakal calon gubernur Sumut.

Pemeriksaan tersebut, berlangsung selama lebih kurang liam jam dari pagi hingga sore hari.

“Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan dokter yang berpengalaman dari RSUP Adam Malik Medan dan Tim Fisikologi,” kata mantan Ketua IDI Kota Medan itu.

Di Sumut akan diselenggarakan pemilihan gubernur dan pilkada di delapan kabupaten/kota, yakni Kabupaten Langkat, Deliserdang, Dairi, Batubara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, dan Kota Padang Sidempuan.

Untuk pemilihan gubernur Sumut, tiga pasangan bakal calon yang telah mendaftar ke KPU, yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang didukung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Nasdem dan Partai Hanura.

Kemudian, pasangan JR Saragih-Ance Selian yang didukung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Pasangan Djarot-Sihar didukung Partai PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).